Posisi Menperin Aman Hingga Harga Bitcoin Anjlok

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak melakukan perombakan kabinet Kerja untuk posisi Menteri Perindustrian (Menperin). Dengan demikian Airlangga Hartarto masih menjabat sebagai Menperin sekaligus Ketua Umum Partai Golkar.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin menggandeng Zeni TNI Angkatan Darat membangun jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Barat ruas Nanga Era-Batas Kaltim sepanjang 60 kilometer (km).

Ketiga berita tersebut, menjadi berita-berita yang banyak menarik minat para pembaca di kanal Okezone Finance. Untuk itu, kembali disajikan berita-berita tersebut secara lengkap.

Diisukan Kena Reshuffle, Posisi Menperin Aman

Pagi ini isu reshuffle terus bergulir dan menjadi perbincangan banyak kalangan. Ada sejumlah posisi menteri dan nama yang diisukan dalam pergantian jabatan.

Salah satu posisi yang berhembus kencang diganti adalah Menteri Perindustrian (Menperin) yang saat ini dijabat oleh Airlangga Hartarto yang tidak lain didapuk menjadi Ketua Umum Golkar. Airlangga menggantikan Setya Novanto yang telah dipenjara KPK karena kasus korupsi proyek e-KTP.

Namun faktanya, saat detik-detik pengumuman di Istana oleh Presiden Jokowi, Airlangga tidak masuk dalam barisan pejabat yang akan di reshuffle. Airlangga terlihat berdiri disebelah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hastati berpendapat bahwa selama ini Airlangga Hartanto memiliki track record yang baik, terutama dalam bidang perindustrian.

“Secara kompetensi Pak Airlangga track record-nya baik ya, terutama menjiwai bidang perindustrian,” ungkap Enny kepada Okezone belum lama ini.

Apalagi saat ini, tambah Enny, Indonesia sedang menghadapi perlemahan daya beli masyarakatnya, dengan demikian ekonomi Indonesia juga bertumpu kepada perindustrian.

“Di tengah perlemahan ekonomi, yang menjadi tumpuan ya perindustrian ya. Apalagi untuk mencapai target ekonomi sebesar 5,4%. Jadi membutuhkan orang yang bisa konsentrasi terhadap mensinergikan kebijakan agar ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 5,4%,” lanjut Enny.

Saat ini Istana sudah ramai dan akan memulai pengumuman dan pelantikan menteri Kabinet Kerja.

Kementerian PUPR Gandeng TNI Bangun Jalan Perbatasan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin menggandeng Zeni TNI Angkatan Darat membangun jalan perbatasan di Provinsi Kalimantan Barat ruas Nanga Era-Batas Kaltim sepanjang 60 kilometer (km).

Adapun nilai kontrak bersama TNI mencapai Rp178,47 miliar dengan jangka waktu pekerjaan selama 335 hari, sejak penandatanganan Senin (16/4). Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono mengatakan, pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan merupakan salah satu infrastruktur yang di bangun Kementerian PUPR dalam rangka mewujudkan Nawacita membangun Indonesia dari pinggiran dalam menjaga NKRI.

“Pembangunan jalan perbatasan ini saya kira memiliki nilai strategis dengan fungsi pertahanan dan keamanan negara sekaligus membuka keterisoliran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan,” kata Basuki di Jakarta.

Panjang jalan paralel perbatasan negara di Kalimantan Barat mencapai 850 km. Sepanjang 327 km di antaranya sudah dalam kondisi beraspal. “Sementara kondisi agregat 123 km dan berupa jalan perkerasan tanah 291 km. Sementara yang belum tembus hingga akhir 2017 sepanjang 107 km dengan kondisi masih hutan,” pungkas Basuki.

Sementara itu, Direktur Jen deral Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, dimulainya pembangunan jalan perbatasan di Kalbar ditargetkan bisa tembus seluruhnya pada 2019. Menurut dia, pembangunan jalan perbatasan tersebut akan setara dengan kualitas jalan perbatasan negara tetangga yang existing saat ini.

Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional XI Timbul M Pasaribu mengatakan, konstruksi jalan perbatasan akan dilengkapi drainase di kiri kanan jalan di titik-titik tertentu. Adapun ruang milik jalan dari ruas Nanga Era-Batas Kaltim nantinya memiliki lebar antara 15-25 meter.

Bitcoin Anjlok 28% ke USD10.000 Gara-Gara Korea dan China

Bitcoin akhirnya terjun di bawah USD10.000 di situs Coinbase. Ini adalah pertama kalinya Bitcoin merosot di bawah level support tersebut setelah mencapai tingkat kunci psikologis pada akhir November.

Mata uang digital utama lainnya juga melemah dengan tajam. Mata uang digital ethereum jatuh 30% dan berada di bawah USD1.000, sementara Ripple turun di bawah USD1. Sebenarnya, hampir setiap kripto kardiak utama menderita kerugian besar.

Melansir CNBC, Rabu (17/1/2018), Etereum di Coinbase, pasar AS yang terkemuka untuk perdagangan bitcoin, ethereum, litecoin dan bitcoin cash, diperdagangkan sekira USD1,062. Itu merupakan rebound yang cukup besar setelah mencapai level terendah USD854.

Penurunan tersebut mengikuti komentar dari Korea Selatan yang mengindikasikan peraturan ketat mengenai perdagangan mata uang digital. Namun, tidak ada pendorong yang mampu membalik pergerakan Bitcoin.

Akibatnya, Bitcoin pun terus turun 28% menjadi USD9,969 di Coinbase, tapi dengan cepat melompat kembali ke perdagangan di atas USD11.000. Bitcoin kini telah hampir terbagi dua harga setelah mencapai USD19.800 pada pertengahan Desember.

Tapi mata uang digitalnya tetap lebih dari 1.100% lebih tinggi dalam 12 bulan terakhir, menurut Coinbase. Ripple, mata uang digital terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar, diperdagangkan mendekati USD1,18 setelah sebelumnya terjun 46% mendekati 90 sen, menurut CoinMarketCap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *