Bitcoin Tunggu Izin BI

Bitcoin Indonesia menunggu keputusan izin operasional dan izin definisi produk dari Bank Indonesia (BI) untuk menjalankan layanan Bitcoin di Tanah Air. Pasalnya, status Bitcoin belum jelas di Indonesia. Apakah berupa mata uang, komoditas atau barang teknologi.

“Sebenarnya, kami tidak perlu izin ke BI atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK), karena Bitcoin ini bukan perusahaan keuangan, hanya berupa perusahaan penjual barang,” kata Oscar Darmawan, Chief Executive Officer (CEO) Bitcoin Indonesia, di JW Marriot, Selasa (9/9).

Bitcoin sendiri mengaku, belum memutuskan untuk menjadi kategori jenis bisnis mata uang atau komoditas. Mereka justru menyerahkan keputusan status Bitcoin kepada pemerintah. Sebagai contoh Bitcoin di Singapura memiliki status sebagai komoditas barang. Sedangkan di Amerika Serikat (AS), Bitcoin dianggap sebagai alat tukar. “Kami menunggu keputusan dari BI, Bitcoin itu mata uang atau barang,” tambahnya.

Ia mengaku, pihaknya bukan mendirikan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bitcon, melainkan mendirikan mesin penjual otomatis atau vending machine, yakni mesin untuk membeli Bitcoin otomatis. “Kami tidak pernah membawa ATM ke Indonesia, tetapi mesin jual otomatis,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *